KPU RI Ungkap Kemajuan Verifikasi Administrasi Dokumen Persyaratan Caleg Pemilu 2024, Ternyata Sudah Sekian Persen
SolusiTVnews.com | Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy’ari mengungkapkan kemajuan verifikasi administrasi dokumen persyaratan calon anggota legislatif (caleg) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sudah mencapai 32 persen.
“Total dari 18 partai politik (parpol) itu progresnya yang sudah selesai verifikasi administrasi adalah sekitar 32 persen dan ini sedang berjalan,” ujar Hasyim melalui keterangan tertulisnya, usai Verifikasi Administrasi Bacaleg RI di Jakarta, Senin (29/5/2023).
Adapun verifikasi calon caleg oleh KPU RI untuk calon anggota DPR RI, sedangkan calon calon anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota dilakukan oleh KPU provinsi.
Hasyim mengatakan, bahwa pihaknya akan membagi enam tim untuk melakukan verifikasi dengan masing-masing tim akan menilai tiga partai politik peserta pemilu.
“Untuk memudahkan juga supaya efektif kerja tim, kami bagi jadi enam tim, masing-masing tim memeriksa tiga parpol,” katanya.
Sebelumnya, KPU RI menjadwalkan verifikasi persyaratan calon caleg untuk DPR RI dari 18 partai politik peserta Pemilu 2024 di tingkat nasional mulai 15 Mei hingga 23 Juni 2023.
Setelah melakukan verifikasi, kata Hasyim, KPU akan menyampaikan status kebenaran atau keabsahan dokumen persyaratan
calon anggota DPR RI itu kepada masing-masing partai politik peserta Pemilu 2024 di tingkat nasional.
Status tersebut, lanjut dia, terdiri atas dua kategori, yaitu benar atau tidak benar. Apabila terdapat dokumen persyaratan yang belum benar, KPU akan memberikan kesempatan partai politik peserta Pemilu 2024 di tingkat nasional yang terkait untuk diperbaiki.
Seluruh partai politik peserta Pemilu 2024 di tingkat nasional telah mendaftarkan calon calon anggota DPR.
Mereka adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Hanura, PDI Perjuangan (PDIP), Partai NasDem, Partai Ummat, Partai Garuda, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Bulan Bintang (PBB).
Berikutnya Partai Kesatuan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Demokrat, Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Golkar, dan Partai Buruh.
(Red STV)